Berita Terkini Kota China

TERDAPAT KASUS TERPAPAR CORONA, CHINA LAKUKAN TES COVID – 19 KEPADA 9 JUTA PENDUDUKNYA HINGGA VIRUS BARU NOROVIRUS

Virus corona yang berasal dari negera tirai bambu ini tepatnya berasal dari kota Wuhan, yang sudah menyebar sampai ke penjuru dunia. Virus corona sudah menjadi permasalahan dunia ini memang sulit untuk diatasi dibeberapa negara. Bahkan terdapat kasus yang dimana terus meningkat korbannya dan tidak kunjung menurun. Memang tergantung bagaimana suatu negara dalam mengatasi permasalahan dari virus corona tersebut. Tetapi dampak yang diberikan dari virus yang satu ini memang bukan main, tidak hanya berpengaruh terhadap korban jiwa di sisi lain juga sangat berpengaruh terhadap sektor perekonomian dan pendidikan disetiap negara. Karena cara untuk mengantisipasi atau cara mengatasi virus corona ini adalah dengan melakukan karantina di rumah. Yang di mana jangan melakuka aktivitas diluar rumah bila tidak terdapat kepentingan yang benar – benar penting. Jangan berada di tempat yang ramai, karena potensi dari penyebaran virus corona itu lebih besar terjadinya.

Tuan rumah yang di mana asal muasal dari virus corona ini, sudah beberapa bulan ini tidak terdapat kasus dari COVID – 19. Bahkan pada saat itu Cina menyatakan bahwa negaranya tersebut sudah terbebas dari virus corona ini. Membuat sektor perekonomian dari mereka sudah kembali normal dan pulih, tempat wisata dan tempat umum seperti transportasi sudah kembali dibuka seperti biasanya. Seharusnya ini menjadi contoh untuk negara – negara lain yang sedang berusaha dan mengalahkan virus corona yang sedang mewabah di negaranya masing – masing. Asalkan dapat patuh dan juga penanganan dari setiap pasiennya itu cepat tanggap, maka dengan segala kerja keras dan usaha virus tersebut dapat hilang.

Tetapi saat itu di Cina ada kasur baru yang di mana masyarakatnya terkena virus corona. Tentunya ini menjadi sebuah kejutan untuk seluruh masyarakat Cina, bahwa virus yang sudah dikalahkanya ini dan sudah di basmi ini ternyata datang lagi dan kembali lagi. Disini pemerintah Cina tidak ingin terlalu lambat dalam mengatasi dan menangani kasus dari virus corona yang tiba – tiba datang lagi, karena sudah diketahuin bahwa corona itu merupakan virus yang sangat cepat penyebaran dan penularaannya. Membuat respon dari pemerinta Cina pun harus cepat dan sigap. Sehingga ketika kasus ini terdengar bahwa terdapat enam orang  yang terdeteksi, membuat pemerintah Cina melakukan tes uji kepada Sembilan juga masyarakat di kota pelabuhan Qingdao.

Tes uji yang diberlakukan tersebut merupakan penjuian yang dilakukan secara serentak tahap kesatu di beberapa bulan ini. Di dalam tiga haris akan dilakukannya tes uji untuk lima distrik dan  juga untuk keseluruhan dari kota akan diberlakukan tes uji untuk lima hari. Sebetulnya bukan sesuatu lagi yang aneh dan tidak harus dikagetkan. Karena negara ini memang mempunyai kecepatan dan sigap dalam penangan virus corona ini, seperti dalam pemberlakuan tesnya. Pengujian ini sudah diberlakukan kepada 140 juta karyawan menurut komisi kesehatan, yang di mana termasuk pasien, orang yang baru akan dirawat, dan juga institusi medis.

Tetapi terdapat virus baru ditengah virus corona yang masih menjadi bencana yang menimpa duniam yaitu norovirus. Terdapat orang yang terpapar oleh norovirus ini ketika bulan Oktober yang terkenanya berasal dari Universitas Shanxi, Taiyuan, China Utara. Kurang lebih 70 mahasiswa yang diperkirakan terkenal norovirus ini. Ini diperkuat dengan gejala yang datang yaitu muntah dan diare.

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *